PORT FORWARDING MULTIPLE WEBSERVER BERBEDA DOMAIN

Category: Mikrotik | Posted date: 2018-07-06 15:22:25 | Updated date: 2018-07-08 20:13:43 | Posted by: Admin User


PORT FORWARDING MULTIPLE WEBSERVER BERBEDA DOMAIN


Pada saat saya berkunjung dan diskusi dengan para IT Sysadmin & Netadmin, baik di PTS maupun di perusahaan khususnya dalam mengelola server, mereka akan mengalami kegalauan mengenai terbatas IP public yang tersedia, Biasanya ISP memberikan IP address /29, praktis hanya 4 IP yang dapat digunakan, sedangkan jumlah Server dan domain yang begitu banyak. Ada beberapa solusi yang dapat digunakan antara lain menggunakan virtualhost dan reserver proxy pada webserver (apache/nginx). Nah solusi pada artikel ini ketika saya browsing melalui google saya menemukan solusi menggunakan mikrotik sebagai web proxy dengan 1 public dapat digunakan banyak domain maupun subdomain yang saya dapat dari http://mikrotik.co.id
Berikut adalah pembahasannya menggunakan router MikroTik yaitu dengan konfigurasi NAT dan dikombinasikan dengan fitur yang lain yaitu Web Proxy dan DNS Static.

Contoh kasus

Dengan topologi seperti diatas, ketika ada user yang akan akses dari internet menggunakan nama domain akan dilakukan resolve ke IP Public yang terpasang di router. Supaya trafik request dari internet bisa di-redirect ke masing-masing webserver di jaringan LAN sesuai nama domain, maka kita akan menggunakan webproxy. Konfigurasi pada web proxy seperti berikut:

  • Aktifkan service webproxy pada router
 

  • Untuk keamanan kita akan konfigurasi pada 'webproxy access' dengan hanya mengijinkan trafik request dari nama domain kedua webserver tersebut dan trafik yang lain akan di block.
 

Setelah konfigurasi webproxy seperti diatas kita selanjutnya akan setting NAT pada menu firewall. Untuk NAT nanti kita akan melakukan redirect setiap trafik dengan tujuan port 80 yang masuk router dari jaringan internet ke webproxy. Konfigurasi dari NAT seperti berikut: 

  • Winbox - pada menu 'IP--> Firewall --> NAT' 
 

  • CLI Terminal
 

Dan langkah terakhir kita juga konfigurasi pada DNS  Static di router untuk melakukan mapping/resolve nama domain ke masing-masing alamat IP webserver di jaringan LAN. Contoh konfigurasinya seperti berikut: 

  • Kita masuk pada menu IP --> DNS, dan klik pada tombol command 'Static'. Kemudain kita isikan pada list untuk nama domain dan juga IP Address dari webserver.
 

Sampai langkah ini konfigurasi sudah selesai. Untuk pengetesan kita coba akses nama domain wenbserver kita dari jaringan internet. 

*) Catatan: 

Kita harus membeli nama domain terlebih dahulu pada penyedia layanan domain & hosting dan mengisikan pada A record dengan IP Public dari router kita. 
Supaya lebih stabil IP Public dari router kita menggunakan IP Public Static. 

Sumber  : http://www.mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=258
Top